Barang Bukti Terduga Teroris di Bandung Bahan Peledak Kimia

Pembca setia Kabar-kabin, dimanapun anda berada.Berbagai isu terhangat dan bahkan terhebong sepanjang masa kami mencobanya untuk menyajikanya buat para pembaca semuanya. Dengan harapan informasinya bisa tersalurkan sengna benar dan seutuhnya. Dan sebagai contoh seperti peristiwa Barang Bukti Terduga Teroris di Bandung Bahan Peledak Kimia yang baru-baru ini bikin heboh jagat dunia manya dan kaum sosail media, yang suguh menggelitik dan menarik untuk diperbincangkanya

Dan tidak hanya keseruan Barang Bukti Terduga Teroris di Bandung Bahan Peledak Kimia saja bahkan rasa penarasan bagi seorang yang mendengarnyapun ikut atusias untuk menyanggah dalam tiap perdebatan di sosmed itu. Barbagai sanggahan kritikan yang membangun atau sebaliknya bertebaran di situ. Dan untuk itu alangkah baiknya cermati terlebih dahulu kebebaranya ya, Jangan langsung percaya saja. Dan berikut ulasanya.

Baca juga:


 
BANDUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Barang bukti terduga teroris di Kampung Jajawai, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin kemarin, yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri ternyata bahan peledak kimia.

Densus menemukan barang bukti kimia bahan peledak itu di rumah kontrakan terduga teroris berinisial YF alias Abu Nakir Shaab itu. Polisi menyebut, bahan peledak tersebut sangat berbahaya meski berdaya ledak rendah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menyebut, YF mendapat keterampilan merakit bom kimia dari pentolan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Bahrun Naim, melalui aplikasi percakapan Telegram.

"Dia belajar blog khusus Bahrun Naim. Ini bukan bom biasa, ini (bom) kimia. Jika meledak, korban yang terkena udaranya saja bisa luka kemudian kalau kehirup bisa parah (mematikan),” ujar Yusri kepada wartawan di lokasi penggerebekan pada Selasa malam Rabu.

Kimia bahan peledak yang disiapkan YP di petak kamar kontrakannya, kata Yusri, dibutuhkan penanganan khusus saat olah tempat kejadian perkara oleh tim Densus dan Inafis. Bahkan, kimia bahan peledak yang disiapkan YP direncanakan diledakkan di tempat pengamanan dan Istana Merdeka pada akhir Agustus.

"Karena dicium (baunya) saja sangat (menyengat), apalagi kalau terkena kulit bisa terbakar. Barang bukti jumlahnya cukup besar," ujarnya.

Menurutnya, pola ledakan bom itu berbeda dengan bom panci sebelumnya. Mereka, katanya, mengutamakan daya jangkau racun kimia dibandingkan ukuran bom.

"Meledak enggak terlalu besar, tapi dampak udaranya bisa berakibat kulit rusak. Tergantung besaran bom yang dia buat. Memang bom sudah dirancang khusus," jelasnya. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Barang Bukti Terduga Teroris di Bandung Bahan Peledak Kimia"

Posting Komentar